Pencarian

Rupiah Menguat 26 Poin ke Rp17.718 per Dolar AS di Pembukaan Jumat, Berbalik dari Tekanan Hari Sebelumnya

Jumat, 28 Agustus 2026 • 18:19:01 WIB
Rupiah Menguat 26 Poin ke Rp17.718 per Dolar AS di Pembukaan Jumat, Berbalik dari Tekanan Hari Sebelumnya
Rupiah dibuka menguat 26 poin ke level Rp17.718 per dolar AS pada perdagangan Jumat pagi.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 26 poin atau 0,15 persen ke level Rp17.718 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat. Penguatan ini membalik posisi rupiah yang sempat melemah ke Rp17.744 per dolar AS pada penutupan perdagangan sebelumnya.

JAKARTA — Pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka dengan sentimen positif pada Jumat pagi. Mata uang Garuda tercatat berada di posisi Rp17.718 per dolar AS, naik tipis dari posisi penutupan Kamis yang menyentuh level Rp17.744 per dolar AS.

Selisih 26 poin ini setara dengan apresiasi 0,15 persen terhadap mata uang Paman Sam. Pergerakan ini menjadi perhatian pelaku pasar mengingat tekanan terhadap rupiah masih berlanjut dalam beberapa pekan terakhir.

Level Rp17.700-an Masih Menjadi Titik Kritis Pasar

Meski menguat, posisi rupiah saat ini masih berada di kisaran psikologis yang rapuh. Level Rp17.718 per dolar AS masih jauh dari zona nyaman yang sempat dinikmati rupiah pada awal tahun, namun setidaknya memberikan ruang napas singkat bagi importir yang membutuhkan dolar untuk pembayaran transaksi.

Penguatan tipis ini terjadi di tengah beragam sentimen global yang masih bergerak dinamis. Pelaku pasar tampaknya mulai melakukan aksi ambil untung terhadap dolar AS setelah penguatan yang cukup panjang, meski tekanan terhadap mata uang negara berkembang masih tetap ada.

Apa yang Mendorong Rupiah Bergerak ke Zona Hijau?

Pergerakan rupiah hari ini tidak lepas dari dinamika pasar keuangan global. Data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat menjadi salah satu pemicu utama pergerakan dolar di pasar Asia, termasuk terhadap rupiah.

Para analis menilai bahwa pasar sedang mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral AS. Setiap sinyal yang muncul akan langsung berdampak pada pergerakan mata uang di kawasan, termasuk Indonesia.

Bagaimana Prospek Rupiah ke Depan?

Fluktuasi nilai tukar ini menjadi perhatian bagi pelaku usaha di Indonesia, terutama yang bergantung pada bahan baku impor. Setiap pergerakan kurs akan langsung mempengaruhi biaya produksi dan pada akhirnya harga barang di pasar domestik.

Bank Indonesia diharapkan terus berada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar. Intervensi yang konsisten menjadi kunci untuk meredam gejolak yang berlebihan dan menjaga kepercayaan pasar terhadap perekonomian nasional.

Pelaku pasar akan terus memantau perkembangan selanjutnya, terutama data-data ekonomi yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan. Keputusan pemerintah dan bank sentral dalam merespons dinamika global akan menentukan arah pergerakan rupiah selanjutnya.

Follow jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jogja.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks