Pencarian

Mahasiswa USD Yogyakarta Cosplay Kamen Rider Black Saat Sidang Proposal, Tesisnya Angkat Stigma Cosplayer

Sabtu, 25 Juli 2026 • 11:58:31 WIB
Mahasiswa USD Yogyakarta Cosplay Kamen Rider Black Saat Sidang Proposal, Tesisnya Angkat Stigma Cosplayer

YOGYAKARTA — Proposal tesis mahasiswa asal Lampung itu berjudul “Menjadi Cosplayer dalam Stigma Masyarakat: Studi Fenomenologis pada Komunitas Cosplayer di Bandar, Lampung.” Yogi sengaja memilih kostum Kamen Rider Black karena serial tokusatsu itu pertama kali tayang di Indonesia melalui RCTI dan sangat membekas bagi generasi 1990-an yang mengenalnya sebagai Ksatria Baja Hitam.

Topik Tesis: Stigma Masyarakat Terhadap Cosplayer

Yogi menjelaskan, kecintaannya terhadap serial Kamen Rider sejak kecil menjadi alasan utama mengenakan kostum tersebut saat sidang. “Untuk korelasinya dengan materi yang dibawakan memang dalam tesisku aku memang membahas tentang cosplay yang membahas tentang stigma masyarakat,” kata Yogi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (25/7/2026).

Penelitian fenomenologis itu mengkaji pengalaman hidup para cosplayer di Kota Bandar Lampung dalam menghadapi stigma sosial. Topik ini dipilih karena masih banyak anggapan miring terhadap komunitas penggemar budaya pop Jepang, termasuk label “wibu bau bawang” yang kerap dilekatkan.

Mengapa Kostum Kamen Rider Black Dipilih

Menurut Yogi, Kamen Rider Black menjadi seri era Showa pertama yang ia tonton. Ia menyukai desain kostum yang sederhana namun tetap terlihat garang untuk ukuran serial tahun 1980-an. Sebelum ujian, ia lebih dulu meminta izin kepada sejumlah dosen dan staf kampus agar dapat mengikuti sidang proposal dengan kostum lengkap.

Hasil Sidang: Lulus dan Dapat Restu Dosen

Setelah menjalani ujian, Yogi dinyatakan lulus pada hari yang sama, Senin (20/7/2026). Data dari Humas USD menyebutkan bahwa proposal penelitiannya telah disetujui. Aksi yang terkesan nyeleneh ini justru menjadi bukti bahwa dunia akademik terbuka terhadap eksplorasi identitas dan budaya pop selama relevan dengan kajian ilmiah.

Langkah Yogi juga menunjukkan bahwa stigma terhadap cosplayer perlahan mulai terkikis, setidaknya di lingkungan kampus. Ia berharap penelitiannya bisa memberi perspektif baru soal bagaimana masyarakat memandang komunitas yang kerap dianggap marginal.

Bagikan
Sumber: yogyakarta.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks