DI YOGYAKARTA — Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan apresiasi kepada promotor Raw Vision Collective, seluruh pihak terkait, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terus mendukung penyelenggaraan konser musik internasional. Penghargaan itu disampaikan di Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Menurut Widiyanti, konser bertaraf internasional bukan sekadar tontonan. Kehadiran musisi dan penggemar dari berbagai negara menciptakan aktivitas ekonomi yang luas, mulai dari tiket, akomodasi, transportasi, kuliner, hingga sektor pendukung lainnya.
105 Acara, 6,47 Juta Pengunjung
Sepanjang Januari hingga Juli 2026, program Event by Indonesia telah menyokong 105 acara. Rinciannya, 18 acara nasional, 10 acara internasional, 61 Karisma Event Nusantara (KEN), 14 acara MICE, dan dua acara daerah lainnya.
Rangkaian agenda tersebut menggaet lebih dari 6,47 juta pengunjung. Sebanyak 11.000 UMKM terlibat, sementara lebih dari 184.000 pekerja seni dan komunitas terserap di dalamnya.
Perputaran uang dari seluruh agenda itu ditaksir menembus Rp1,09 triliun. Angka ini menjadi bukti bahwa agenda acara berperan sebagai salah satu pemacu pertumbuhan sektor pariwisata.
Andrea Bocelli hingga BTS di 2026
Kemenpar terus mendorong Indonesia menjadi destinasi acara berkelas dunia lewat program Event by Indonesia. Pada 2026, dukungan diberikan untuk gelaran konser Andrea Bocelli dan BTS di Indonesia.
"Event by Indonesia kami hadirkan untuk memperkuat ekosistem event sekaligus menciptakan dampak yang lebih luas bagi pariwisata dan masyarakat," jelas Widiyanti.
Ia menambahkan, setiap event diharapkan tidak berhenti pada penyelenggaraan acara. Ajang berskala global dinilai mampu mendatangkan wisatawan, menggerakkan UMKM, membuka lapangan kerja, dan menciptakan nilai tambah ekonomi.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Widiyanti menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, penyelenggara, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lain. Kolaborasi itu dinilai menentukan seberapa jauh Indonesia dikenal sebagai destinasi event internasional yang berkualitas.
"Indonesia memiliki potensi besar untuk menghadirkan pengalaman kelas dunia. Karena itu, kami terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, penyelenggara, pelaku industri, dan berbagai pemangku kepentingan agar Indonesia semakin dikenal sebagai destinasi event internasional yang berkualitas," ucapnya.
Konser skala internasional secara khusus dinilai mampu menarik minat turis sekaligus memperluas pemaparan citra positif Indonesia di kancah global.
Kemenpar berharap momentum konser musik internasional semakin mempertegas posisi Indonesia. Bukan hanya lewat pesona alam dan kekayaan budaya, tetapi juga melalui pengalaman berkelas dunia dari berbagai gelaran berskala global.