Pencarian

Kanye West Konser Perdana di Jakarta 24 Oktober 2026, GBK Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

Kamis, 17 September 2026 • 18:53:31 WIB
Kanye West Konser Perdana di Jakarta 24 Oktober 2026, GBK Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

DI YOGYAKARTA — Kanye West akan menggelar konser perdananya di Indonesia pada 24 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Jakarta menjadi satu-satunya kota di Asia Tenggara dan Oseania yang masuk dalam tur Ye tahun ini. Kementerian Ekonomi Kreatif menilai gelaran ini sebagai momentum penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Jakarta juga tercatat sebagai satu-satunya kota di kawasan Asia Tenggara dan Oseania yang dikonfirmasi dalam tur Ye tahun ini. Artinya, penggemar dari negara tetangga harus terbang ke Indonesia jika ingin menyaksikan langsung pertunjukan tersebut.

Konsep Panggung 360 Derajat

Penyelenggara mengusung konsep Globe Stage, yakni panggung 360 derajat yang menempatkan penonton di pusat pengalaman pertunjukan. Desain ini memungkinkan audiens melihat aksi Ye dari berbagai sudut tanpa jarak pandang yang terhalang.

Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective (RVC), Karen Tjahja, menyebut antusiasme datang bukan hanya dari penonton dalam negeri. Peminat dari Australia, Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Thailand turut menantikan gelaran ini.

"Ini merupakan penampilan perdana YE di Indonesia, sekaligus menjadikan Jakarta sebagai satu-satunya kota di Asia Tenggara dan Oseania yang dikonfirmasi dalam tur YE tahun ini," ungkap Karen.

Dorongan Kementerian Ekraf untuk Talenta Lokal

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai konser berskala internasional bisa menjadi ruang belajar bagi pekerja kreatif Tanah Air. Menurutnya, keterlibatan vendor, desainer, musisi, hingga kreator lokal dalam produksi konser membuka akses ke standar industri global.

"Kami ingin melihat konser internasional bukan hanya sebagai sebuah pertunjukan, tetapi sebagai bagian dari proses upskilling dan upscaling ekosistem ekraf," ujar Teuku Riefky dalam pertemuan dengan RVC di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Kementerian Ekraf berharap skala internasional konser ini membuka ruang kolaborasi dengan pelaku ekonomi kreatif lokal. Teuku Riefky menyebut kesempatan ini sebagai golden moment bagi wirausaha dan talenta kreatif Indonesia untuk meningkatkan kapasitas serta memperluas jejaring.

Dampak bagi Ekosistem Hiburan Nasional

Keterlibatan Kementerian Ekraf diharapkan tidak berhenti pada seremonial. Karen berharap kolaborasi antara penyelenggara, industri hiburan internasional, dan talenta kreatif Indonesia memberi nilai jangka panjang bagi ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Bagi pasar hiburan Indonesia, konser ini menambah deretan gelaran internasional yang menyambangi GBK dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran penonton dari enam negara tetangga juga berpotensi menggerakkan sektor pariwisata, perhotelan, dan transportasi di Jakarta pada pekan pelaksanaan.

Follow jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: voiceindonesia.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks