KULONPROGO — Empat pejabat utama Polres Kulonprogo turun langsung ke sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Kulonprogo pada Senin pagi. Mereka bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus memberikan pembinaan kepada para pelajar.
Kabagops Polres Kulonprogo hadir di SMP Negeri 1 Wates. Kabag SDM bertugas di SMP Negeri 2 Kedungsari. Kabagren mendatangi SMP Negeri 5 Wates, sementara Kasatbinmas Polres Kulonprogo menjadi pembina upacara di SMK Negeri 2 Kulonprogo.
Program Police Go To School ini merupakan agenda rutin Polri untuk mendekatkan diri dengan kalangan pelajar. Kepada para siswa, jajaran Polres Kulonprogo menyampaikan sejumlah pesan penting yang menyentuh persoalan remaja urban.
Dalam amanat yang dibacakan, para pejabat Polres mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya, kata mereka, bukan sekadar mematuhi aturan, melainkan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan orang lain.
Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman soal bahaya perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Polres Kulonprogo mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama mencegah tindakan perundungan yang bisa memicu kenakalan remaja hingga tindak kriminalitas.
Tak hanya itu, pesan soal bahaya penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, dan pergaulan negatif juga turut disampaikan. Para siswa diminta memperkuat iman dan takwa, menjaga kedisiplinan, serta fokus meraih cita-cita melalui kegiatan positif.
Kasi Humas Polres Kulonprogo Iptu Sarjoko mengatakan kegiatan ini merupakan upaya Polri memberikan pembinaan karakter sejak dini kepada generasi muda.
"Melalui kegiatan Police Go To School ini, Polres Kulonprogo ingin memberikan edukasi kepada para pelajar terkait disiplin, keselamatan berlalu lintas, bahaya bullying, narkoba, serta kenakalan remaja," ujar Iptu Sarjoko.
Ia menambahkan, pihaknya berharap para siswa bisa menjadi generasi muda yang tertib, berkarakter positif, dan mampu menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Polres Kulonprogo berkomitmen terus melaksanakan kegiatan pembinaan di lingkungan pendidikan. Langkah ini dinilai strategis untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kulonprogo.