SLEMAN — Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Forum Komunikasi UMKM (Forkom UMKM) menyiapkan panggung besar bagi pengusaha mikro, kecil, dan menengah di ajang Jogja Cozy Extravaganza (J-CoVa) 2026. Acara yang mengusung tema “UMKM Terkoneksi, Tumbuh Berinovasi” ini akan berlangsung selama dua hari, 1–2 Agustus 2026, di Gedung JOZS (Jogja Cozy Space), Padukuhan Jaban, Kalurahan Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik.
Panitia menyiapkan bazar produk unggulan UMKM dari 17 kapanewon se-Sleman. Tak hanya jualan, pengunjung juga bisa menikmati berbagai lomba seperti inovasi pangan berbahan lokal, menghias donat untuk anak-anak, yel-yel Forkom UMKM, dan lomba “Rasan-rasan” yang mengangkat dinamika dunia usaha secara edukatif. Acara juga dimeriahkan fashion show produk lokal, hiburan musik, senam massal, serta pembagian doorprize.
Salah satu daya tarik utama adalah layanan Klinik Usaha yang menyediakan konsultasi gratis. Pelaku UMKM bisa berkonsultasi soal legalitas usaha, sertifikasi halal, akses pembiayaan, dan strategi pemasaran digital. Panitia menggandeng sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), sponsor, dan mitra swasta untuk memastikan layanan ini berjalan maksimal. Pengunjung juga akan mendapat voucher belanja yang bisa digunakan di area bazar untuk mendorong transaksi langsung.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Sutiasih, S.P., M.M., menilai keberadaan Gedung JOZS tak sekadar tempat penyelenggaraan acara, melainkan ruang kolaborasi, inkubasi, dan kreativitas bagi UMKM. “Mari manfaatkan J-CoVa untuk memperkuat jejaring dan mengangkat UMKM Sleman ke level yang lebih tinggi,” kata Sutiasih saat menghadiri rapat pemantapan akhir acara, Jumat (24/7/2026).
Rapat tersebut juga menjadi langkah awal pemanfaatan Gedung JOZS sebagai wadah yang mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan. Ketua Panitia J-CoVa 2026, Wijangsokno, menjelaskan bahwa talkshow interaktif soal strategi penguatan UMKM akan menjadi salah satu sesi utama setelah pembukaan oleh Bupati Sleman. “Kami ingin UMKM Sleman bisa bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” ujarnya.
Pemilihan tanggal penyelenggaraan J-CoVa 2026 yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun UMKM dinilai strategis. Sutiasih mengatakan hal ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan Sleman sekaligus mengoptimalkan fungsi Gedung JOZS sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif. Dengan rangkaian acara yang padat, panitia berharap terjadi transaksi signifikan dan terbangun jejaring bisnis antar pelaku UMKM lintas kapanewon.