Pameran Foto Jurnalistik ANTARA di Titik Nol Yogyakarta Dinilai Wali Kota Jadi Daya Tarik Seniman dan Budayawan

Penulis: Jamal Nasution  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:09:01 WIB
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo meninjau Pameran Foto Jurnalistik ANTARA di Titik Nol Kilometer, Yogyakarta, Sabtu (14/8/2026).

YOGYAKARTA — Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyebut pameran fotografi jurnalistik Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Menurutnya, atraksi ini tidak hanya menyasar masyarakat umum atau wisatawan yang melintasi pusat kota, tetapi juga menarik mina para seniman dan budayawan untuk mengapresiasi karya foto.

"Ya, ini menjadi daerah tarik tersendiri kalau menurut saya. Di Yogyakarta itu kan banyak seniman, banyak budayawan," katanya di Yogyakarta, Sabtu.

Peluang Kolaborasi dengan Seniman dan ISI

Hasto menuturkan, pameran yang berlangsung mulai 14 Agustus hingga 21 Agustus 2026 ini sebenarnya memiliki potensi yang lebih besar apabila dipersiapkan dengan waktu lebih panjang. Pemkot Yogyakarta menilai ada banyak pihak yang bisa dilibatkan untuk memperkaya gelaran serupa di kemudian hari.

"Sebetulnya kalau ini dipersiapkan dalam waktu yang agak lebih panjang, kita bisa mendatangkan kurator-kurator, para seniman-budayawan kita yang dari ISI (Institut Seni Indonesia) dan sebagainya," ujarnya.

Ia bahkan menyebut adanya komunitas seniman lukis di Yogyakarta yang bisa diajak berkolaborasi langsung dalam pameran foto. Mereka dapat melukis sambil menikmati karya-karya fotografi jurnalistik yang dipajang di ruang terbuka.

"Ada teman-teman seniman yang belajar melukis di Jogja, tapi sifatnya tidak resmi akademik di kampus, tapi dia bebas magang di mana itu kan senang kalau suruh berbaur menikmati karya karya seperti ini, jadi ada kolaborasi," kata Hasto.

68 Karya Foto di Ruang Publik Ikonik

Melalui Pameran Fotografi Jurnalistik "MERDEKA" yang digelar selama tujuh hari tersebut, LKBN ANTARA ingin merayakan kembali nilai-nilai historis, emosi, dan semangat perjuangan para pahlawan bangsa Indonesia. Sebanyak 68 karya foto dipajang di ruang publik terbuka yang ikonik ini.

Keberadaan pameran ini diharapkan mampu menjadi ruang informasi yang dekat bagi masyarakat dalam menambah wawasan terkait program pembangunan nasional. Lokasi Titik Nol Kilometer yang menjadi pusat aktivitas warga dan wisatawan dinilai strategis untuk menjangkau khalayak luas.

Reporter: Jamal Nasution
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top