Pencarian

Intel Rekrut Veteran Qualcomm Alex Katouzian untuk Pimpin Divisi PC dan AI

Selasa, 05 Mei 2026 • 16:07:01 WIB
Intel Rekrut Veteran Qualcomm Alex Katouzian untuk Pimpin Divisi PC dan AI
Alex Katouzian resmi memimpin divisi Client Computing dan Physical AI Intel.

Intel resmi menunjuk Alex Katouzian, veteran 25 tahun dari Qualcomm, untuk memimpin divisi Client Computing dan inisiatif Physical AI perusahaan. Langkah strategis ini mempertegas ambisi Intel dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan ke ekosistem PC dan perangkat edge secara global. Penunjukan ini sekaligus memperkuat posisi Intel dalam persaingan talenta teknologi tingkat tinggi di industri semikonduktor.

Intel melakukan pergerakan besar di level eksekutif dengan menarik salah satu tokoh kunci di balik kesuksesan Snapdragon. Alex Katouzian bergabung sebagai Executive Vice President dan General Manager untuk Client Computing and Physical AI Group. Posisi ini menempatkan Katouzian sebagai nakhoda bisnis prosesor konsumen Intel yang kini tengah bertransformasi total menuju era AI PC.

Pengumuman resmi perusahaan pada bulan ini juga mengonfirmasi pengangkatan Pushkar Ranade sebagai Chief Technology Officer (CTO) permanen. Ranade, yang telah mengabdi di Intel selama lebih dari satu dekade, sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas CTO selama beberapa bulan terakhir. Dua penunjukan ini memberikan sinyal kuat bahwa Intel sedang menyelaraskan struktur kepemimpinannya untuk mengejar ketertinggalan di sektor kecerdasan buatan.

Membawa DNA Sukses Qualcomm ke Tubuh Intel

Rekam jejak Katouzian di industri semikonduktor sulit diabaikan. Selama 25 tahun di Qualcomm, ia berperan vital dalam menskalakan platform mobile dan komputasi secara global. Jabatan terakhirnya sebagai EVP Group General Manager untuk mobile, komputasi, dan extended reality (XR) membuktikan kapasitasnya dalam mengelola ekosistem perangkat keras yang kompleks.

Intel berharap pengalaman Katouzian dalam mengembangkan platform Snapdragon dapat diadaptasi untuk memperluas jangkauan prosesor Intel di luar pasar PC tradisional. "Intel sedang membangun fondasi bagi transformasi berbasis AI, mulai dari memimpin di sektor AI PC hingga mempercepat masa depan sistem AI fisik," ujar Katouzian dalam pernyataan resminya. Ia akan bekerja langsung di bawah arahan tim kepemimpinan Intel untuk menghadirkan pengalaman komputasi generasi terbaru.

Fokus pada Physical AI dan Komputasi Tepi

Salah satu poin menarik dari jabatan baru Katouzian adalah fokus pada Physical AI. Divisi ini tidak hanya mengurusi CPU untuk laptop atau desktop, tetapi juga mencakup sistem berbasis AI untuk robotika, mesin otonom, dan perangkat edge. Ini menunjukkan pergeseran strategi Intel yang ingin menanamkan kecerdasan buatan langsung ke dalam perangkat keras fisik yang berinteraksi dengan dunia nyata.

Di sisi teknologi fundamental, Pushkar Ranade mengemban tanggung jawab yang tak kalah berat. Sebagai CTO, Ranade akan mengawasi inisiatif teknologi khusus dan pengembangan di bidang-bidang mutakhir seperti:

  • Komputasi kuantum (quantum computing)
  • Komputasi neuromorfik
  • Fotonika dan material maju
  • Strategi inovasi jangka panjang perusahaan

Ranade juga akan menjabat sebagai Chief of Staff bagi CEO Intel. Posisi ganda ini memastikan bahwa strategi teknologi perusahaan selaras dengan keputusan operasional di level tertinggi.

Perang Talenta AI di Level Global

Langkah Intel merekrut eksekutif dari kompetitor langsung bukanlah fenomena tunggal di Silicon Valley. Saat ini, raksasa teknologi sedang berlomba merombak struktur organisasi mereka demi dominasi AI. Microsoft, misalnya, baru-baru ini membentuk divisi AI khusus yang dipimpin oleh pendiri DeepMind, Mustafa Suleyman. Google pun melakukan langkah serupa dengan memperkuat kepemimpinan di bidang robotika.

Bagi Intel, kehadiran Katouzian dan pengukuhan Ranade adalah upaya untuk meyakinkan investor bahwa perusahaan memiliki kepemimpinan yang tepat di tengah transisi teknologi terbesar dalam satu dekade terakhir. Fokus pada AI PC dan sistem otonom menjadi pertaruhan besar Intel untuk mempertahankan pangsa pasar dari gempuran arsitektur ARM yang semakin agresif di ranah komputer personal.

Bagikan
Sumber: tomshardware.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks