SLEMAN — Kerumunan ribuan pelari memadati area start GIK UGM sejak pagi buta. Kategori Fun Run 5K diberangkatkan pertama pada pukul 05.30 WIB, disusul Race Run 10K lima belas menit kemudian. Antusiasme peserta terlihat dari ramainya kaus jersey berwarna-warni yang memenuhi kawasan kampus.
Selain Anggito Abimanyu, figur publik Denny Sumargo juga hadir untuk memberikan semangat kepada para peserta. Kehadirannya menambah kemeriahan acara yang mengusung konsep perpaduan olahraga dan hiburan.
Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah untuk Para Pemenang
Panitia menyediakan berbagai hadiah menarik. Untuk kategori Race Run 10K, pemenang putra dan putri masing-masing memperebutkan total hadiah Rp 50 juta untuk tiga orang terbaik. Sementara itu, kategori Fun Run 5K memberikan medali bagi seluruh peserta yang finis.
Tak hanya soal kecepatan, panitia juga mengapresiasi kreativitas. Ada kategori Best Costume dan Best Social Media dengan total hadiah masing-masing Rp 10 juta untuk tiga pemenang. Peserta lomba lari juga mendapatkan medali eksklusif dan jersey resmi event.
Bukan Sekadar Lari, Ada Konser NDarboy Genk
Jogja Run D-City tidak berhenti di garis finis. Acara ini juga menghadirkan fun basketball dan celebrity basketball match di sporthall GIK UGM. Puncaknya, grup musik NDarboy Genk siap menghibur para peserta dan pengunjung dalam konser yang digelar di lokasi yang sama.
Seorang peserta dari Tangerang, Inaya, mengaku baru pertama kali merasakan atmosfer lari dengan peserta sebanyak itu. "Seru banget sih baru kali ini sampai 5.000 lebih peserta. Nanti mau ikut juga konsernya," katanya. Sementara itu, Bagus, peserta asal Pacitan, berharap acara ini kembali digelar tahun depan dengan pengamanan jalur yang lebih ketat saat race berlangsung.
Mendorong Gaya Hidup Sehat di Kalangan Masyarakat
Event ini menjadi ajang yang menggabungkan kompetisi, komunitas, dan hiburan. Tujuannya untuk mendorong semangat hidup sehat serta menghadirkan pengalaman aktif yang penuh energi di tengah Kota Yogyakarta. Start dan finish dipusatkan di GIK UGM, menjadikan kampus sebagai pusat aktivitas warga akhir pekan.