DI YOGYAKARTA — Sebuah video yang diunggah akun TikTok @makanlurr pada Rabu (19/8) menjadi perbincangan hangat di kalangan pengguna mobil listrik. Dalam unggahannya, pemilik Hyundai Ioniq 5 tersebut membagikan pengalaman kurang menyenangkan terkait kendala teknis dan layanan purna jual yang dia terima.
Poin yang paling menyita perhatian adalah pernyataan teknisi resmi Hyundai yang menyebut Ioniq 5 tidak disarankan untuk diparkir dengan metode paralel. Informasi ini dianggap janggal oleh banyak pemilik, mengingat parkir paralel adalah manuver umum di perkotaan.
Alasan di Balik Larangan Parkir Paralel
Teknisi bengkel dalam video tersebut menjelaskan bahwa saat mobil diparkir secara paralel, berbagai komponen kelistrikan dan sistem penunjang tetap aktif. Sistem ini bekerja untuk mengirimkan informasi seiring dengan perpindahan posisi kendaraan, yang dikhawatirkan membebani komponen tertentu.
"Tapi kita dari pihak bengkel pun tidak menyarankan," ujar teknisi tersebut dalam potongan video yang beredar.
Pemilik mobil yang bersangkutan mengaku sempat mencari informasi di internet sebelum memutuskan mengambil risiko parkir paralel. "Saya juga riset di TikTok segala macam bisa parkir paralel, makanya saya ambil," katanya dalam unggahan tersebut.
Prosedur Aman dari Buku Panduan Hyundai
Terlepas dari peringatan teknisi tersebut, situs resmi Hyundai sebenarnya telah menyediakan panduan resmi bagi pemilik Ioniq 5 yang ingin melakukan parkir paralel. Kuncinya ada pada cara mematikan mesin yang benar agar sistem kelistrikan tidak mendeteksi perpindahan posisi sebagai gangguan.
Hyundai menyarankan tiga langkah berikut untuk memarkirkan Ioniq 5 secara paralel:
- Nyalakan mobil terlebih dahulu agar seluruh sistem, termasuk shifter dan rem tangan berfungsi normal.
- Pastikan rem tangan sudah turun dan lampu indikator pada cluster instrumen sudah mati.
- Saat akan mematikan kendaraan, tekan tombol power dan pindahkan posisi gigi ke arah N (netral) secara bersamaan.
Pelajaran Penting bagi Pemilik Mobil Listrik
Kasus ini menjadi pengingat bahwa mobil listrik memiliki karakteristik operasional yang berbeda dari kendaraan konvensional. Prosedur parkir, pengisian daya, hingga perawatan baterai punya aturan main sendiri yang perlu dipahami pemiliknya.
Bagi pemilik Ioniq 5, memahami panduan teknis dari buku manual adalah langkah awal yang krusial. Mengabaikan prosedur spesifik seperti yang dijelaskan di atas berpotensi memicu kesalahan pembacaan sistem yang berujung pada kendala teknis dan biaya perbaikan yang tidak sedikit.
Hingga berita ini ditulis, PT Hyundai Motors Indonesia belum mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi video viral tersebut. Namun, kejadian ini setidaknya membuka mata para pengguna kendaraan listrik untuk lebih teliti membaca buku panduan sebelum melakukan manuver tertentu.