DI YOGYAKARTA — Be Quiet! kembali memperbarui lini keyboard mekanik senyapnya lewat Light Mount TKL. Model 80% ini membawa saklar Silent V2 generasi baru dalam varian Linear dan Tactile, plus dukungan fitur Quick Tap yang memprioritaskan input arah terakhir untuk gerakan strafing yang lebih responsif di game tembak-menembak.
Keyboard ini dijual seharga US$140 atau sekitar Rp 2,3 juta. Untuk pasar Indonesia, harga tersebut menempatkannya di kelas menengah-atas, bersaing dengan keyboard TKL lain yang sudah mumpuni dari segi fitur.
Kenapa Quick Tap Jadi Sorotan?
Quick Tap adalah implementasi SOCD (Simultaneous Opposing Cardinal Directions) ala Be Quiet!. Sistem ini bekerja dengan memprioritaskan input terakhir saat dua tombol berlawanan ditekan bersamaan, membuat gerakan strafing di game seperti Valorant atau Counter-Strike 2 terasa lebih efisien.
Perlu dicatat, Valve sempat melarang teknologi serupa di Counter-Strike 2. Be Quiet! sendiri sudah menyertakan peringatan di software IO Center agar pemain mengecek aturan turnamen sebelum memakai fitur ini.
Saklar Silent V2: Lebih Hening dari Sebelumnya
Saklar baru ini memakai kontak emas lebih tebal dan pelumasan yang dioptimalkan. Hasilnya, suara ketikan terasa lebih halus dibanding saklar V1 yang sudah sangat senyap di Light Mount ukuran penuh. Ruang spasi juga kini jauh lebih tenang berkat kombinasi saklar V2 dan konstruksi internal yang diperbarui.
Dari sisi feel, saklar Linear V2 terasa sedikit lebih kencang saat pertama kali dipakai, tapi setelah beberapa hari mengetik, actuation-nya menjadi sangat mulus. Sensasinya seperti berjalan di atas lapisan pasir halus, bukan papan ketik yang berdenting.
Bodi Kokoh dengan PBT Keycaps
Light Mount TKL menggunakan keycaps PBT double-shot yang lebih tahan terhadap minyak dan sidik jari dibanding ABS. Bagian atasnya dilapisi aluminium brushed yang memberi kesan premium dan kokoh, dengan tiga lapis foam peredam suara di dalamnya.
Bobotnya mencapai 770 gram, cukup berat untuk menjaga stabilitas saat sesi gaming intensif. Knob media di pojok kiri atas berfungsi untuk mengatur volume dan mute, sementara tombol Capslock bisa dinonaktifkan lewat Game Mode.
Software IO Center dan RGB
Software IO Center bisa diakses lewat aplikasi desktop atau browser. Di sana, pemain bisa mengatur RGB per-key, membuat makro hingga 999 kejadian, dan mengkalibrasi Quick Tap untuk lima pasang tombol berbeda. Keyboard ini juga mendukung Microsoft Dynamic Lighting untuk sinkronisasi dengan perangkat lain.
Sayangnya, cahaya RGB yang menembus keycaps PBT cenderung redup. Strip cahaya di bagian atas keyboard justru menjadi elemen paling terang dan menarik secara visual.
Apakah Worth It untuk Gamer Indonesia?
Light Mount TKL bukan keyboard untuk mereka yang mencari fitur paling lengkap di kelasnya. Keychron K2 HE dengan Hall effect switch dan Wooting 60HE v2 menawarkan actuation point yang bisa dikustomisasi dengan harga serupa atau lebih murah.
Namun, jika prioritas utama adalah keyboard mekanik yang benar-benar senyap untuk sesi gaming larut malam tanpa mengganggu keluarga, Light Mount TKL adalah pilihan yang sulit ditandingi. Kualitas build-nya juga solid dan software-nya mudah dipahami. Untuk pemain yang tidak membutuhkan fitur bleeding-edge, keyboard ini tetap layak dipertimbangkan.