Pencarian

Garuda Spark Target 20 Hub dan 500 Spoke, Komdigi Incar 2 Juta Talenta Digital

Rabu, 26 Agustus 2026 • 18:21:32 WIB
Garuda Spark Target 20 Hub dan 500 Spoke, Komdigi Incar 2 Juta Talenta Digital
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah menyampaikan target perluasan Garuda Spark menjadi 20 hub dan 500 spoke di peluncuran Garuda Spark Innovation Hub di BSD City, Rabu (26/8/2026).

DI YOGYAKARTA — Ekspansi besar-besaran ekosistem digital nasional tengah disiapkan pemerintah. Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah menyatakan target jangka pendeknya adalah memperluas jangkauan Garuda Spark secara masif, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa.

Dalam 10 bulan terakhir, program ini tumbuh dari 3 hub dan 15 spoke menjadi 10 hub dan 60 spoke. Kini, fasilitas tersebut sudah menjangkau Jakarta, Bandung, Medan, Yogyakarta, Malang, Makassar, Batam, Aceh, dan Jayapura.

Fondasi 4 Juta Manusia untuk 1.000 Startup

Model pengembangan Garuda Spark membagi peran secara jelas. Hub berfungsi sebagai inkubator untuk membangun dan menumbuhkan perusahaan teknologi agar mampu menembus pasar. Sementara spoke menjadi basis pengembangan talenta di tingkat kampus dan komunitas.

Komdigi menargetkan lahirnya 1.000 perusahaan teknologi Indonesia yang siap go-to-market. Di sisi lain, jaringan spoke ditargetkan menjadi fondasi untuk melahirkan 2 juta talenta digital dan 2 juta pelaku teknologi di seluruh Indonesia.

"Seribu perusahaan teknologi di atas dengan 4 juta manusia sebagai fondasi, ini bukan kebetulan, ini adalah pilihan by design, dan inilah cita-cita kami," ujar Edwin dalam peluncuran Garuda Spark Innovation Hub di BSD City, Rabu (26/8/2026).

Strategi Lokal yang Terhubung Global

Perluasan ini tidak akan menerapkan pola seragam di setiap daerah. Komdigi menegaskan pendekatan yang dipakai adalah nationally coordinated, locally adapted, dan globally connected.

Artinya, koordinasi tetap terpusat secara nasional, tetapi implementasi disesuaikan dengan kebutuhan dan kekuatan masing-masing daerah. Jaringan ini juga tetap membuka koneksi ke ekosistem global.

Untuk pengembangan spoke, Komdigi menggandeng institusi pendidikan seperti Universitas Terbuka, ICT Institute, Universitas Perwira Jaya, dan Universitas Gadjah Mada. Kampus-kampus ini akan menjadi garda depan dalam mencetak talenta digital dari berbagai latar belakang.

Lokasi Hub Berikutnya: Bali dan Palembang

Meski enggan merinci target 10 hub tambahan berikutnya, Komdigi memastikan Bali dan Palembang akan menjadi lokasi berikutnya dalam waktu dekat. Hal ini menandakan pemerataan ekosistem digital mulai bergerak ke kawasan timur dan tengah Indonesia.

"Kita tidak sedang membangun menara yang tinggi, kita sedang membangun fondasi yang luas menjangkau seluruh Indonesia," tegas Edwin.

Bagi developer game dan esport di daerah, perluasan spoke ini berpotensi membuka akses pendanaan, pendampingan, dan koneksi industri yang selama ini sulit dijangkau dari luar Pulau Jawa.

Follow jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks