SLEMAN — Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menyampaikan bahwa peristiwa nahas itu bermula saat truk Toyota Dyna berhenti di jalur cepat karena membantu truk lain yang mengalami pecah ban. Dari arah timur menuju barat, korban AAA yang mengendarai Honda Vario melaju dan diduga tidak memperhatikan truk yang sedang berhenti tersebut.
Kronologi Insiden Maut di Jalur Cepat Ringroad Utara
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun petugas di lapangan, truk yang dikemudikan AW sedang berhenti untuk memberikan bantuan kepada truk lain yang bermasalah. "Saat itu, sepeda motor Honda Vario melaju dari arah timur menuju barat," ujar Argo saat dihubungi pada Senin (31/8/2026).
Kecelakaan tidak dapat dihindari ketika motor yang dikendarai korban menghantam bagian bak belakang truk. "Diduga pengendara sepeda motor kurang memperhatikan keberadaan truk yang berhenti sehingga menabrak bagian bak belakang truk," jelasnya.
Korban Alami Cedera Kepala Berat dan Meninggal di TKP
Akibat benturan keras tersebut, AAA mengalami cedera kepala berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. "Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Yogyakarta. Sementara pengemudi truk tidak mengalami luka," tutur Argo.
Dari kejadian tersebut, kendaraan truk mengalami kerusakan pada pengaman besi bagian belakang, sedangkan sepeda motor korban rusak parah pada bagian bodi depan. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 3,2 juta.
Polisi Amankan Barang Bukti dan Periksa Sopir Truk
Petugas kepolisian dari Unit Lantas Polsek Depok Timur telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. "Kami telah mengamankan TKP, mengamankan barang bukti, mencari keterangan saksi, serta melakukan pengecekan terhadap korban," ungkapnya.
Sopir truk, AW, saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Depok Timur. Peristiwa tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. "Peristiwa tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan Unit Lantas Polsek Depok Timur," pungkas Argo.