Prakiraan yang dirilis melalui kanal resmi Instagram @infobmkgyia ini menunjukkan perubahan signifikan pola cuaca harian. Jika sebelumnya sinar matahari mendominasi siang hari, hari ini awan-awan tebal akan mulai tampak menggelantung di sejumlah titik, terutama di wilayah dengan kontur topografi tinggi.
Lereng Merapi dan Perbukitan Menoreh: Awan Tebal Datang Lebih Awal
Titik paling kritis berada di Kabupaten Sleman bagian utara. Kapanewon Pakem, Turi, dan Cangkringan — wilayah yang membentang dari kawasan wisata Kaliurang hingga lereng Gunung Merapi — diperkirakan akan diselimuti awan tebal mulai sore hari.
Kondisi serupa diprediksi terjadi di kawasan Perbukitan Menoreh, Kulon Progo. Namun BMKG memastikan kedua wilayah tersebut tetap cerah berawan pada pagi hingga siang hari, dengan akumulasi awan semakin pekat menjelang sore.
Pantai Parangtritis hingga Indrayanti: Wisatawan Tak Perlu Khawatir
Kabupaten Bantul dan Gunungkidul yang selama ini menjadi tujuan wisata pantai selatan justru berada dalam kondisi paling bersahabat. Wilayah pesisir seperti Pantai Parangtritis di Bantul dan Pantai Indrayanti di Gunungkidul diprediksi cerah berawan sepanjang hari tanpa potensi hujan.
Awan tebal baru akan muncul di kawasan ini pada sore hari, serupa dengan pola yang terjadi di wilayah lain. Aktivitas masyarakat di pesisir, termasuk nelayan dan pelaku usaha wisata, diprediksi tidak mengalami kendala berarti.
Yogyakarta International Airport dan Pusat Kota: Perjalanan Diprediksi Lancar
Calon penumpang yang akan terbang dari Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo tidak perlu khawatir dengan potensi penundaan akibat cuaca. BMKG memastikan kawasan bandara dan sekitarnya berada dalam kondisi cerah berawan hingga berawan tebal tanpa adanya gangguan hujan.
Sementara itu, wilayah Kota Yogyakarta, Sleman bagian selatan termasuk kawasan Candi Prambanan, diprediksi mengalami cuaca berawan hingga berawan tebal sepanjang hari. Suhu udara diperkirakan tetap normal dengan kelembapan yang sedikit meningkat dibanding hari-hari sebelumnya.
Apa yang Perlu Disiapkan Warga?
Meski tidak ada potensi hujan, masyarakat di wilayah dataran tinggi diminta tetap menyiapkan diri menghadapi penurunan jarak pandang menjelang sore hari. Pengendara yang melintasi jalur Kaliurang atau kawasan Menoreh perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat awan tebal mulai turun dan membentuk kabut tipis.
BMKG juga mengingatkan bahwa prakiraan cuaca dapat berubah sewaktu-waktu. Informasi terbaru akan terus diperbarui melalui kanal resmi @infobmkgyia dan situs web resmi BMKG.