DI YOGYAKARTA — Laga pembuka yang mempertemukan Bali United melawan PSS Sleman menjadi uji pertama penerapan aturan anyar kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Kompetisi resmi berlangsung sejak September 2026 hingga awal Juni 2027, dengan sejumlah penyesuaian yang mengadopsi perkembangan Laws of the Game di level internasional.
Regulasi yang sebelumnya dipakai pada Piala Dunia 2026 itu kini diberlakukan untuk mempertegas kedisiplinan pemain dan mempercepat ritme pertandingan. Perubahan paling signifikan meliputi batasan waktu, perilaku di lapangan, hingga perluasan kewenangan asisten wasit video (VAR).
Batas Waktu Eksekusi: Tidak Ada Lagi Ruang untuk Melambat
Ketentuan paling konkret yang terungkap dari bahan resmi adalah pembatasan durasi lemparan ke dalam dan tendangan gawang. Pemain mendapat jatah maksimal lima detik terhitung sejak wasit memberikan aba-aba, tidak seperti musim-musim sebelumnya yang kerap dimanfaatkan untuk memecah tempo.
Wasit yang memimpin pertandingan akan menghitung mundur secara langsung. Jika pemain melewati batas, wasit berhak mengambil tindakan, termasuk memberikan sanksi yang sebelumnya hanya berupa peringatan kini dapat berujung pada kartu merah.
Perubahan yang Sudah Diuji di Piala Dunia 2026
Seluruh aturan baru tersebut bukan barang asing bagi kompetisi elite. Regulasi serupa telah diterapkan pada Piala Dunia 2026 dan kini diadopsi ke dalam liga domestik Indonesia. Selain soal waktu eksekusi, perubahan lain menyentuh perilaku pemain dan perluasan kewenangan VAR.
Pada aturan perilaku, tindakan protes berlebihan atau simulasi yang sebelumnya cukup mendapat kartu kuning, kini berpotensi langsung diganjar kartu merah. Penegakan aturan ini dimaksudkan untuk menekan angka pelanggaran dan menjaga citra kompetisi.
Tujuh Penyesuaian yang Wajib Dipahami Klub
Ketua panitia pelaksana kompetisi menyebutkan bahwa setidaknya terdapat tujuh perubahan yang harus dipahami oleh klub, pemain, dan ofisial. Perubahan tersebut secara keseluruhan diarahkan untuk meningkatkan kedisiplinan sekaligus mengurangi waktu terbuang selama pertandingan berlangsung.
Sejauh ini, rincian yang dipublikasikan mencakup batas waktu lemparan ke dalam dan tendangan gawang. Adapun sisa ketentuan lainnya masih menunggu rilis resmi dari operator liga.
Klub-klub yang bertanding pada pekan perdana telah menerima sosialisasi aturan ini sebelum laga dimulai. Evaluasi atas penerapan regulasi tersebut akan dilakukan berkala sepanjang musim.