SLEMAN — Ajang sport tourism bertajuk Dewi Mlayu Deso 2026 resmi dijadwalkan berlangsung di Desa Wisata Pentingsari, Kecamatan Cangkringan, pada 20 September 2026. Event ini menyediakan dua kategori, yaitu fun run dan fun walk, yang dirancang agar seluruh anggota keluarga dapat berpartisipasi.
Panitia menargetkan total 3.000 peserta, terdiri dari 1.000 pelari untuk kategori fun run dan 2.000 peserta untuk jalan sehat. Konsep ini sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman berlari yang berbeda dari ajang serupa di perkotaan, dengan latar pemandangan lereng Gunung Merapi dan hamparan persawahan.
Biaya Kupon Terjangkau dan Hadiah Utama Mobil
Ketua Panitia Dewi Mlayu Deso 2026, Noor Faisal, menjelaskan bahwa kategori jalan sehat dipatok dengan harga kupon sangat terjangkau, yakni Rp15.000. Hal ini bertujuan agar masyarakat sekitar desa wisata bisa ikut serta tanpa terbebani biaya tinggi.
"Semisal sang ayah mengikuti kategori lari, ibu dan anak-anaknya bisa ikut di kategori jalan sehat. Mereka pun memiliki kesempatan yang sama untuk memenangkan grand prize mobil," ujar Faisal dalam konferensi pers.
Selain itu, peserta yang membuka rekening tabungan hingga 31 Agustus 2026 berhak mengikuti pengundian hadiah utama satu unit mobil Daihatsu Ayla pada 31 Desember 2026. Langkah ini sekaligus menjadi sarana edukasi literasi keuangan bagi masyarakat.
Warga Pentingsari Jadi Tuan Rumah Aktif
Penyelenggara menegaskan bahwa warga Desa Wisata Pentingsari tidak sekadar menjadi tuan rumah, tetapi dilibatkan secara aktif dalam seluruh aspek acara. Mulai dari penyediaan homestay berstandar internasional, sajian kuliner tradisional di water station, hingga pertunjukan kesenian daerah.
"Kolaborasi tersebut diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung sekaligus memperkuat citra Desa Wisata Pentingsari sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat," kata Faisal.
Direktur BPR MSA, Y. Triagung Pujiantoro, menyebut event ini sebagai bentuk kontribusi perusahaan untuk mem-branding industri pariwisata dan UMKM di Jogja. "Kami mencoba membikin satu persembahan ini. Ketemulah Dewi Melayu Ndeso," ujarnya Kamis (16/7/2026).
Rute 5 Kilometer dengan Spot Foto Merapi
Dari sisi teknis, Race Director Joface Sport Organizer, Riki, menjelaskan lintasan sepanjang 5 kilometer memiliki kontur menantang dengan elevasi khas kawasan utara Sleman. Rute akan melewati jalan perkampungan dan hamparan persawahan.
"Kami juga menyiapkan satu titik spot foto khusus lengkap dengan fotografer untuk menangkap momen terbaik para peserta dengan latar belakang kemegahan Gunung Merapi," kata Riki.
Panitia menyediakan tim pacer untuk memandu ritme lari bagi pelari pemula. Standar keselamatan diperkuat dengan penempatan marshal di setiap persimpangan, tim sweeper, serta perlindungan asuransi bagi seluruh peserta kategori lari. Satu unit ambulans dan tim fast responder juga disiagakan di sepanjang rute.