Pencarian

Penjualan Pertamax Anjlok 18 Persen Usai Harga BBM Naik, Pertalite Justru Melonjak

Jumat, 17 Juli 2026 • 10:12:01 WIB
Penjualan Pertamax Anjlok 18 Persen Usai Harga BBM Naik, Pertalite Justru Melonjak
Penjualan Pertamax tercatat menurun 18 persen setelah penyesuaian harga BBM pada pertengahan April 2026.

DI YOGYAKARTA — Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, membeberkan data tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI, Kamis (16/7/2026). Menurutnya, sejak penyesuaian harga BBM Jenis Bahan Bakar Umum (JBU) pada pertengahan April, konsumen berbondong-bondong beralih ke produk bersubsidi.

Pertalite Kini Kuasai 80,5 Persen Pasar Bensin Nasional

Data Periode Januari hingga Mei 2026 menunjukkan Pertalite sudah menguasai 75,4 persen dari total konsumsi gasoline nasional. Angka itu langsung terdongkrak setelah harga Pertamax naik. Pasca-penyesuaian, porsi Pertalite melejit ke angka 80,5 persen.

“Sejak Pertamina melakukan penyesuaian harga khususnya BBM JBU per 18 April yang lalu, telah terjadi perubahan perilaku konsumen untuk konsumsi BBM,” ujar Eko dalam rapat yang dipantau secara daring.

Industri Juga Ikut Beralih ke Biosolar

Pergeseran serupa terjadi di segmen diesel. Konsumsi Biosolar naik 13,9 persen pada Juli 2026, dengan komposisi pengguna meningkat 1,2 persen. Sebaliknya, penjualan Dexlite dan Pertamina Dex justru turun 6,4 persen.

Yang menarik, kenaikan ini tidak hanya berasal dari pemilik kendaraan pribadi. Eko mengungkapkan sektor industri juga mulai mengisi Biosolar di SPBU. “Perilaku ini selain perubahan shifting dari konsumen sektor kendaraan, juga ada beberapa sektor yang didominasi industri mulai mengisi Biosolar di SPBU. Ini terjadi hampir di semua provinsi sepanjang periode April hingga Juli,” jelasnya.

Pertamina Siaga Jaga Pasokan di SPBU

Lonjakan permintaan membuat Pertamina Patra Niaga harus mengatur ulang operasional distribusi. “Ini membuat perubahan operasi dari Pertamina Patra Niaga untuk bisa meng-cover atau membangun stok di semua jaringan lembaga penyalur kami khususnya SPBU,” kata Eko.

Langkah ini diambil untuk memastikan stok Pertalite dan Biosolar tetap tersedia di tengah tekanan konsumsi yang meningkat drastis. Penurunan penjualan Pertamax yang mencapai 18 persen menjadi sinyal kuat bahwa daya beli masyarakat terhadap BBM nonsubsidi masih sangat sensitif terhadap perubahan harga.

Bagikan
Sumber: ekbis.harianjogja.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks