PSIM Yogyakarta Kena Denda Total Rp 290 Juta Akibat Suporter Nyalakan Flare

Penulis: Indra Firmansyah  •  Jumat, 22 Mei 2026 | 07:39:01 WIB
PSIM Yogyakarta dikenai denda total Rp 290 juta akibat suporter menyalakan flare di Stadion Mandala Krida.

DI YOGYAKARTA — Komdis PSSI menjatuhkan dua sanksi sekaligus kepada PSIM Yogyakarta. Klub berjuluk Laskar Mataram itu dinilai lalai dalam menjalankan tugas keamanan pertandingan di Stadion Mandala Krida.

Dua Denda: Panitia Lalai, Suporter Nekat

Dalam salinan putusan yang diterima manajemen, sanksi pertama sebesar Rp 40 juta dijatuhkan kepada panitia pelaksana (panpel) PSIM. Komdis menilai panpel gagal mengantisipasi masuknya benda terlarang ke tribun penonton.

Sanksi kedua lebih besar, yakni Rp 250 juta, langsung dibebankan kepada klub. Denda ini merupakan konsekuensi dari aksi individu suporter tuan rumah yang menyalakan flare saat pertandingan berlangsung.

Total akumulasi denda yang harus dibayarkan PSIM mencapai Rp 290 juta. Angka ini merupakan sanksi finansial terbesar yang diterima klub dalam satu musim kompetisi.

Klaim Manajemen: Hormati Putusan, Lakukan Evaluasi

Manajemen PSIM Yogyakarta buka suara atas hukuman tersebut. Dalam keterangan resmi, klub menyatakan menghormati keputusan Komdis PSSI. Mereka berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh atas pelanggaran regulasi yang terjadi.

“Kami serius mengevaluasi agar kejadian serupa tidak terulang,” demikian bunyi pernyataan manajemen. PSIM juga memastikan akan segera membayar denda sesuai tenggat yang ditetapkan.

Fakta Singkat: Rekor Pelanggaran Suporter

  • Total denda: Rp 290 juta (Rp 40 juta untuk panpel + Rp 250 juta untuk klub).
  • Pelanggaran: Suporter menyalakan flare saat laga kandang melawan Madura United, pekan ke-33 Super League.
  • Dasar sanksi: Pasal 70 dan 71 Kode Disiplin PSSI tentang keamanan stadion dan perilaku penonton.

Kasus ini bukan pertama kalinya PSIM berurusan dengan Komdis PSSI. Musim lalu, klub asal Yogyakarta itu juga pernah didenda akibat ulah suporter yang melemparkan botol ke lapangan. Insiden flare kali ini menjadi peringatan keras bagi manajemen untuk memperketat pengamanan di sektor tribun.

Komdis PSSI menegaskan akan terus memberlakukan sanksi progresif bagi klub yang gagal mengendalikan suporternya. Jika pelanggaran serupa terulang, sanksi bisa berupa pengurangan poin atau larangan menggelar laga kandang.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: jogja.jpnn.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top