Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026: Achmad Maulana dan Dewangga Bagikan Momen Spesial di Final U-10

Penulis: Indra Firmansyah  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 02:46:02 WIB
Achmad Maulana dan Dewangga menyerahkan hadiah kepada para penerima penghargaan di Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026.

DI YOGYAKARTA — Kehadiran dua penggawa Singo Edan itu di tengah lapangan bukan sekadar seremoni. Mereka datang bersama Chief Business & Commercial Officer Arema FC, Irma Prianti, dan larut dalam ketegangan laga puncak yang mempertemukan Guyub FC asal Malang dengan lawannya.

Saat gol penentu tercipta di menit-menit akhir, Achmad Maulana dan Dewangga terlihat berdiri dan memberikan tepuk tangan. Momen itu menjadi sinyal bahwa perjuangan anak-anak usia dini dihargai, bahkan oleh mereka yang setiap pekan bermain di kompetisi profesional.

Antre Foto dan Tanda Tangan, Achmad Maulana Jadi Penjaga Barisan

Usai Guyub FC dipastikan menjadi juara, giliran para pemain muda yang mendapat perhatian. Achmad Maulana dan Dewangga didapuk menyerahkan hadiah kepada para penerima penghargaan. Namun, pekerjaan mereka belum selesai di atas podium.

Begitu prosesi penghargaan usai, kedua pemain timnas Indonesia itu langsung dikerubungi anak-anak dan orang tua yang ingin berfoto serta meminta tanda tangan. Antusiasme di pinggir lapangan begitu tinggi, sampai-sampai Achmad Maulana mengambil alih peran mengatur antrean.

"Gantian-gantian, berbaris," ujar Achmad Maulana sambil memastikan anak-anak tetap tertib.

Lebih dari Sekadar Kompetisi: Menanam Mimpi untuk Generasi Muda

Festival yang digelar sejak Sabtu (15/8) ini memang dirancang berbeda. Sehari sebelumnya, para peserta sudah mendapat kejutan dari pelatih kepala Marcos Santos, asisten pelatih Andre Caldas, dan gelandang asing Julian Guevara. Kedatangan Achmad Maulana dan Dewangga melengkapi rangkaian kejutan di hari terakhir.

Bagi anak-anak di kelompok umur 10 tahun, bertemu langsung dengan pemain yang biasa mereka lihat di layar kaca adalah pengalaman yang tidak terlupakan. Mereka tidak hanya belajar tentang cara bermain, tetapi juga merasakan atmosfer profesionalisme dari jarak dekat.

Kehadiran para pemain senior dalam dua hari pelaksanaan menunjukkan arah pembinaan usia dini Arema FC. Hasil akhir pertandingan bukanlah segalanya. Ada nilai lain yang coba ditanamkan: inspirasi, motivasi, dan mimpi untuk suatu hari bisa mengikuti jejak para pemain Singo Edan.

Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026 pun ditutup dengan catatan manis. Bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, melainkan tentang bagaimana generasi penerus sepak bola Malang mendapat suntikan semangat langsung dari idola mereka.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: aremafc.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top