Fenomena unik terjadi di SD Muhammadiyah Sapen, Kota Yogyakarta. Nofita Saraswati, staf administrasi sekolah, mengungkapkan kuota pendaftaran untuk tahun ajaran 2027 hingga 2032 sudah terisi penuh. Untuk tahun ajaran 2033, tiga anak bahkan sudah masuk daftar antrean.
“Kemarin itu (ada) yang kelahiran baru, jadi masih di rumah sakit, (baru lahir). Tapi sekarang kan rumah sakit itu bisa memproses KK (Kartu Keluarga) dan akta. Itu ibunya masih di rumah sakit, yang ke sini (ke SD Muh. Sapen) ayahnya. Alhamdulillah dapat kuota inden, (untuk) 2032,” ujar Nofita saat ditemui di Ruang Administrasi SD Muh Sapen, Rabu (28/1/2025).
Gedung Baru Enam Lantai untuk Tampung 336 Siswa
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, meresmikan gedung MSUS di Kasihan, Bantul, pada Sabtu (4/7/2026). Gedung ini merupakan pengembangan dari SD Muhammadiyah Sapen yang dinobatkan sebagai SD terbaik di Indonesia.
“Nah, minat masyarakat itu tidak bisa dicukupi ketika kita masih ada di Sapen Timur sana, maka kita kembangkan di sini. Dengan demikian, Muhammadiyah ingin melayani pendidikan untuk semua,” kata Haedar.
Ketua PWM DIY, Muh. Ikhwan Ahada, menambahkan luas bangunan MSUS mencapai 4.947 meter persegi di atas lahan 8.800 meter persegi. Pada tahap awal, sekolah membuka dua rombongan belajar untuk kelas I dan kelas III, masing-masing dua kelas paralel. Target jangka panjangnya, MSUS akan memiliki 12 rombongan belajar dari kelas I hingga VI dengan kapasitas 28 siswa per kelas, atau total 336 peserta didik.
Mengapa Orang Tua Rela Antre Bertahun-tahun?
Menurut Nofita, tingginya minat masyarakat didorong reputasi akademik lulusan, program sekolah, kurikulum, serta pendidikan karakter dan agama yang diterapkan secara disiplin. “Biasanya orang tua itu akan menanyakan terkait kurikulum, satu. Kemudian metode pembelajarannya bagaimana. Kemudian adalah biaya dan kegiatan ekstra atau les. Itu nanti akan dibandingkan dengan sekolah lain (oleh orang tua),” ungkapnya.
Sistem inden atau pemesanan antrean sudah menjadi ciri khas sekolah tersebut. Berbeda dengan sekolah lain yang membuka pendaftaran untuk tahun ajaran terdekat, SD Muhammadiyah Sapen telah membuka pendaftaran hingga enam hingga tujuh tahun ke depan karena tahun ajaran terdekat sudah penuh.
Dengan hadirnya MSUS di Bantul, antrean panjang calon siswa SD Muhammadiyah Sapen diharapkan mulai terurai. Pembelajaran perdana di MSUS akan dimulai pada tahun ajaran 2026/2027, tepatnya 13 Juli 2026.