Pencarian

Harga BBM Subsidi Tidak Naik, Bahlil Sebut Daya Beli Masyarakat Prioritas

Jumat, 11 September 2026 • 16:20:01 WIB
Harga BBM Subsidi Tidak Naik, Bahlil Sebut Daya Beli Masyarakat Prioritas
Menteri Bahlil memastikan harga BBM subsidi tidak naik dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat.

DI YOGYAKARTA — Kepastian itu disampaikan Bahlil kepada wartawan di Jakarta, Jumat (11/9/2026). Ia menyebut pemerintah mengikuti perkembangan harga minyak dunia yang bergerak tidak menentu sebelum memutuskan mempertahankan harga jual BBM subsidi di tingkat saat ini.

Rata-rata ICP Januari-September 2026 Masih di Kisaran 85-90 Dolar AS

Bahlil menjelaskan, meski harga minyak dunia saat ini berada di kisaran 106-108 dolar AS per barel, rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) sepanjang Januari hingga September 2026 masih di angka 85-90 dolar AS per barel. Angka rata-rata itu yang jadi salah satu pertimbangan pemerintah belum menaikkan harga.

"Tapi rata-rata ICP dari Januari sampai dengan bulan September sekarang itu kurang lebih di angka sekitar 85 sampai 90. Jadi masih overall masih oke," ujar Bahlil.

Harga minyak mentah Brent sendiri kembali menembus 100 dolar AS per barel pada perdagangan Kamis (10/9/2026). Kondisi itu yang membuat sejumlah pihak memperkirakan harga BBM subsidi bakal ikut naik.

Tambahan Subsidi Ditanggung Anggaran Negara

Menurut Bahlil, keputusan menahan harga BBM subsidi tidak ringan. Pemerintah harus menanggung tambahan subsidi ketika harga minyak dunia meningkat, dan itu berdampak langsung ke anggaran negara.

"Karena pasti penambahan subsidinya nambah. Tetapi Bapak Presiden Prabowo berpandangan bahwa membela dan menjaga daya beli masyarakat untuk menengah ke bawah itu jauh lebih penting, sekalipun dengan berbagai macam hal-hal yang harus kita lakukan," kata Bahlil.

Ia menyebut penambahan anggaran subsidi menjadi salah satu langkah yang bisa ditempuh pemerintah untuk menjaga harga BBM subsidi tetap stabil. Opsi itu diambil alih-alih menaikkan harga jual di SPBU.

Konsultasi dengan Menteri Keuangan Berjalan Rutin

Bahlil mengaku terus berkonsultasi dengan Menteri Keuangan atas arahan Presiden Prabowo. Pemantauan dinamika global, khususnya harga minyak dunia, dilakukan secara saksama sebelum keputusan diambil.

"Saya selalu berkonsultasi terus dengan Menteri Keuangan atas arahan Bapak Presiden Prabowo, selalu melakukan dan mengikuti secara saksama terhadap berbagai dinamika perkembangan global. Khususnya menyangkut dengan harga minyak dunia yang tidak menentu," ujarnya.

Sebelumnya, Pertamina juga memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia. Kepastian itu disampaikan menyusul harga Brent yang kembali menembus 100 dolar AS per barel.

Dengan keputusan ini, masyarakat pengguna BBM subsidi bisa mengisi bahan bakar di SPBU dengan harga yang sama seperti sebelumnya. Pemerintah belum memberi sinyal berapa lama kebijakan ini akan berlaku, dan akan terus mengevaluasi perkembangan harga minyak dunia dari bulan ke bulan.

Follow jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks