GUNUNGKIDUL — PT Argeta Persada Selaras mencatat penyerapan sekitar 200 hingga 500 tenaga kerja lokal dari pengembangan destinasi wisata di kawasan pesisir Kabupaten Gunungkidul. Jumlah itu mencakup pekerja langsung maupun tidak langsung, termasuk unit usaha populer On The Rock yang menjadi bagian dari manajemen perusahaan.
Perwakilan manajemen PT Argeta Persada Selaras, Tarko Sudiarno, menyebut keberadaan kawasan wisata itu sengaja dirancang sebagai lokomotif ekonomi untuk membangkitkan potensi daerah yang belum tergarap.
"Harapan kita tentu semua pihak merasa senang dan diuntungkan secara proporsional, serta keberadaan wisata ini bisa mendongkrak pendapatan daerah," ujar Tarko.
Warga Sekitar Diberi Ruang Kelola Jasa Transportasi dan Parkir
Selain menyerap ratusan pekerja lokal, pihak investasi memberi ruang bagi warga sekitar untuk mengelola jasa transportasi serta kantong parkir secara mandiri. Skema itu disebut sebagai bentuk pelibatan masyarakat dalam rantai ekonomi kawasan wisata.
Pengembangan destinasi di pesisir Gunungkidul ini disebut terus berkomitmen memperkuat perekonomian kawasan melalui wisata berkelas yang mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat lokal.
Manajemen Hadapi Isu Penggusuran Lahan Sultan Ground
Kendati memberi dampak ekonomi positif, pihak manajemen mengaku tengah menghadapi kendala berupa isu sosial dan rumor penggusuran lahan Sultan Ground (SG). Isu itu disebut sengaja digoreng dan dimanfaatkan oleh oknum tertentu.
Tarko mengungkapkan ada oknum dan lembaga yang mencoba memperkeruh komunikasi dengan warga hingga melakukan pemerasan hingga miliaran rupiah berdalih pendampingan.
Komitmen Selesaikan Perizinan dan Merangkul Warga
Manajemen menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh proses perizinan kawasan. Perusahaan juga menyatakan terus merangkul masyarakat sekitar agar dapat tumbuh bersama seiring majunya pariwisata Gunungkidul.
Penyelesaian perizinan dan pendekatan ke warga menjadi dua langkah yang disebut manajemen sebagai kunci menjaga keberlanjutan operasional kawasan wisata di pesisir Gunungkidul.