Pencarian

Becak Listrik di Jogja Kini Pakai Rem Lebih Besar, Pengemudi: Respons Pengereman Langsung Berhenti

Jumat, 07 Agustus 2026 • 16:46:31 WIB
Becak Listrik di Jogja Kini Pakai Rem Lebih Besar, Pengemudi: Respons Pengereman Langsung Berhenti
Becak listrik di Kota Jogja kini dilengkapi rem cakram berukuran lebih besar untuk meningkatkan responsivitas pengereman.

JOGJA — Becak listrik di Kota Jogja kini tidak lagi sekadar meringankan beban pengemudi, tetapi juga dinilai lebih aman setelah komponen remnya diperbarui. Para pengemudi menyebut penggantian rem cakram dengan ukuran lebih besar membuat kendaraan lebih responsif, khususnya saat digunakan di tengah cuaca hujan.

Ketua Paguyuban Becak Kayuh Jogja, Paimin, mengatakan pembaruan sistem pengereman ini merupakan bagian dari perawatan rutin yang tidak bisa diabaikan. Menurutnya, kendaraan yang dirawat dengan baik akan memastikan pengemudi tetap bisa bekerja tanpa gangguan.

"Kalau hujan, rem yang dulu terasa kurang. Sekarang sudah diganti yang lebih besar. Begitu rem ditekan langsung berhenti," ujarnya, Jumat (7/8/2026).

Keraguan Penumpang Hilang Setelah Merasakan Langsung

Paimin menuturkan, masih ada sebagian calon penumpang yang sempat meragukan kemampuan becak listrik, terutama saat harus melewati jalan menanjak. Namun, keraguan itu biasanya langsung hilang setelah mereka mencoba sendiri.

"Kadang penumpang bilang, kuat ora mengko nanjak iki. Setelah jalan, mereka bilang, 'Oh, enak. Oh ini becak listrik,'" katanya.

Dibandingkan becak kayuh konvensional, tenaga yang dikeluarkan pengemudi jauh lebih kecil. Hal ini membuat pengemudi bisa bekerja lebih ringan tanpa mengurangi kenyamanan layanan kepada wisatawan.

Perawatan Jadi Kunci Agar Becak Tidak Mogok Lama

Di balik kenyamanan tersebut, Paimin menegaskan perawatan kendaraan adalah faktor penentu agar becak listrik tetap andal beroperasi setiap hari. Setiap kerusakan, kata dia, harus segera ditangani agar kendaraan tidak terlalu lama berhenti beroperasi dan pengemudi tetap memperoleh penghasilan.

"Kalau ada kendala langsung diperbaiki. Jangan sampai parkir lama. Kalau sudah diperbaiki, bisa untuk cari duit lagi," katanya.

Paimin sendiri mengaku mengoperasikan becak listrik keluaran 2023 untuk aktivitas sehari-hari. Selama ini, dia belum menemukan kendala berarti yang mengganggu operasional.

"Enggak ada. Saya tiap hari datang sama Supri. Ini dua dan tiga sama Pak Santoso nanti datang," ujarnya.

Ia berharap perhatian terhadap perawatan terus dilakukan agar pengemudi dapat bekerja dengan nyaman sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada penumpang. Becak listrik dinilai mulai diterima masyarakat dan wisatawan sebagai salah satu pilihan transportasi wisata di Kota Jogja.

Follow jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jogjapolitan.harianjogja.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks