YOGYAKARTA — Proses kreatif menjadi tantangan terbesar dalam produksi film "Laut Bercerita". Sutradara Yosep Anggi Noen mengaku kesulitan menghadirkan kembali detail visual masa lalu yang kini sulit ditemukan, mulai dari bentuk jalanan, ruangan, hingga pakaian tempo dulu.
"Fotografernya aja dua khusus untuk mewakili dua tokoh fotografer. Satu ini dan satu yang rahasia. Apa namanya? Embargo, embargo itu sampai 29 Oktober," kata Anggi Noen dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.
Sutradara Tiru Gaya Christopher Nolan Demi Adegan Kebun Jagung
Untuk kebutuhan adegan, kru produksi bahkan menanam jagung di lahan seluas sekitar 2.000 hingga 3.000 meter persegi beberapa bulan sebelum syuting. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan latar kebun jagung yang autentik, mirip pendekatan sutradara Christopher Nolan dalam film Interstellar (2014).
"Kita nanam jagung, dan kita nanam jagung banyak kayak sok-sokan kayak Christopher Nolan gitu," ujar Anggi Noen.
Namun, ada kejadian tak terduga di lokasi syuting. Jenis jagung yang ditanam ternyata merupakan jagung pakan ternak, bukan jagung konsumsi.
"Tiga bulan sebelum (syuting) kita udah nanam-nanam gitu. Terus pas kita datang, kita syuting, pas jagungnya itu muncul, bagus juga wah, lumayan bisa untuk konsumsi waktu break syuting kan, eh ternyata yang ditanam jagung ternak, untuk sapi," kata Anggi.
Cuaca Ekstrem Semarang Sempat Membuat Kru Stres
Selain persoalan visual, cuaca juga menjadi ujian berat selama proses syuting. Anggi menuturkan suhu panas ekstrem di Semarang pada sekitar Agustus hingga September sempat menguras kondisi kru.
"Semarang itu panas, Mas. Panas banget gitu. Jadi stresnya itu dapat, Mas ya. Saya hari pertama kayak mau ngamuk aja gara-gara panas enggak umum," ucap Anggi.
Kondisi tersebut akhirnya diatasi dengan mendatangkan penyejuk udara portabel dari Jakarta. Langkah ini diambil karena persediaan alat pendingin sewaan di Semarang saat itu sudah habis.
Pal8 Pictures Pilih 29 Oktober 2026 sebagai Hari Tayang
Rumah produksi Pal8 Pictures menjadwalkan film "Laut Bercerita" tayang di bioskop pada 29 Oktober 2026. Tanggal tersebut dipilih karena berdekatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober.
Produser Eksekutif "Laut Bercerita" sekaligus Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk. Arif Zulkifli mengatakan film ini diharapkan dapat menularkan keberanian kepada penonton. Ia menegaskan proses produksi berjalan tanpa gangguan berarti.
"Kenyataannya juga enggak ada gangguan dalam proses produksi film ini, gitu. Jadi, saya percaya bahwa ketakutan itu menular dan kami tidak mau menularkan sesuatu yang tidak baik, itu aja. Keberanian juga menular, keberaniannya juga menular, sama," papar produser eksekutif yang biasa disapa Azul itu.
Meski menghadapi berbagai tantangan, Anggi bersyukur proses praproduksi hingga pengambilan gambar berjalan lancar. Menurutnya, tim yang solid serta dukungan orang-orang berpengalaman menjadi kunci dalam menyelesaikan film adaptasi novel karya Leila S. Chudori tersebut.