Pencarian

BPBD DIY Perkuat Ketangguhan Tujuh Kelurahan di Kota Yogyakarta dengan 13 Jenis Peralatan Bencana

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 23:21:31 WIB
BPBD DIY Perkuat Ketangguhan Tujuh Kelurahan di Kota Yogyakarta dengan 13 Jenis Peralatan Bencana
BPBD DIY menyerahkan 13 jenis peralatan penanggulangan bencana kepada tujuh kelurahan dan dua FPRB di Kota Yogyakarta.

YOGYAKARTA — BPBD DIY menyalurkan 13 jenis peralatan penanggulangan bencana senilai puluhan juta rupiah kepada tujuh kelurahan dan dua forum pengurangan risiko bencana (FPRB) di Kota Yogyakarta. Bantuan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas garda terdepan penanganan bencana di tingkat komunitas.

"Garda terdepan dalam penanggulangan bencana adalah teman-teman relawan dengan backup kami di pemerintah," ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD DIY Agustinus Ruruh Haryata seusai penyerahan simbolis di Yogyakarta, Sabtu.

Peralatan untuk Operasional Relawan

Peralatan yang disalurkan mencakup genset, lampu tembak, angkong (kereta dorong), sekop, chainsaw (gergaji mesin), linggis, sepatu boot, helm safety, jas hujan, sarung tangan, kabel listrik, hingga tenda. Seluruhnya ditujukan untuk menunjang operasional relawan saat mitigasi maupun penanganan darurat kebencanaan.

Penerima bantuan adalah Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana) Demangan, Kotabaru, Rejowinangun, Gunungketur, Wirobrajan, serta FPRB Semaki dan FPRB Panembahan.

Dukungan DPRD DIY untuk Kesiapsiagaan Warga

Penyaluran ini merupakan hasil sinergi dan kemitraan dengan DPRD DIY. Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menegaskan komitmennya memperjuangkan bantuan peralatan mitigasi bagi masyarakat Yogyakarta.

"Kesiapsiagaan masyarakat menghadapi dampak bencana penting untuk terus dikerjakan. Terima kasih BPBD DIY yang telah memfasilitasi alat penanggulangan bencana, semoga bermanfaat mewujudkan Yogyakarta tangguh," katanya.

Antisipasi Kekeringan di DIY

Komisi A DPRD DIY juga mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) mengambil langkah konkret mengantisipasi potensi kekeringan yang berpeluang melanda wilayah DIY. Kewaspadaan tinggi dan kolaborasi lintas sektor dinilai krusial untuk melindungi masyarakat.

"Potensi ancaman ini memerlukan kewaspadaan tinggi serta kolaborasi lintas sektor agar masyarakat terlindungi dari dampak buruk kekeringan, terutama pada sektor pangan, ketersediaan air, dan kesehatan," ujar Eko.

Bantuan peralatan ini diharapkan dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat untuk memperkuat ketangguhan menghadapi bencana di masa mendatang.

Follow jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jogja.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks