YOGYAKARTA — Data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) yang dipantau melalui dashboard resmi Bank Indonesia pada pukul 07:44 WIB menunjukkan harga daging ayam ras di pasar tradisional DI Yogyakarta kini berada di level Rp39,75 ribu per kg. Angka ini menjadi harga tertinggi dalam beberapa bulan terakhir setelah sebelumnya sempat bertahan di kisaran Rp37 ribu hingga Rp38 ribu.
Kenaikan harga ini tidak hanya terjadi harian, tetapi juga terlihat jelas dalam tren mingguan dan bulanan. Dalam sepekan terakhir, harga daging ayam ras melonjak Rp2.500 dari posisi Rp37,25 ribu, sementara jika dibandingkan dengan 90 hari lalu, harganya naik 6,71 persen.
Fakta Kenaikan: Dari Harian hingga Bulanan
Berikut rincian pergerakan harga daging ayam ras segar di pasar tradisional DI Yogyakarta berdasarkan pantauan PIHPS:
- Hari ini (11/8): Rp39,75 ribu per kg, naik Rp1.000 dari hari sebelumnya.
- Perubahan mingguan: Naik Rp2.500 dibandingkan pekan lalu (Rp37,25 ribu).
- Perubahan bulanan: Melonjak 33,61 persen dari posisi Rp29,75 ribu pada 30 hari lalu.
- Tren tahunan: Relatif bergerak datar dalam satu tahun terakhir (Agustus 2025-Agustus 2026).
Rekor Historis dan Konteks Pasar
Meski mengalami kenaikan signifikan, lonjakan harga saat ini belum melampaui rekor kenaikan tertinggi yang pernah tercatat sebesar 14,47 persen pada Juli 2018. Adapun penurunan terdalam dalam sejarah komoditas ini terjadi pada Mei 2025, yakni minus 10,79 persen.
Pantauan PIHPS mencatat, dari 31 komoditas bahan pokok yang dipantau di DI Yogyakarta, sebanyak 14 komoditas mengalami kenaikan harga dan lima komoditas lainnya turun. Selain daging ayam, sejumlah bahan pokok lain juga mencatatkan kenaikan, seperti cabai rawit merah yang naik 6,56 persen menjadi Rp48,75 ribu per kg, dan telur ayam yang naik 3,16 persen menjadi Rp24,5 ribu per kg.
Harga Bahan Pokok Lain di Pasar Tradisional
Kenaikan harga daging ayam ini beriringan dengan pergerakan harga komoditas pangan lainnya. Beberapa harga yang tidak berubah antara lain daging sapi kualitas 1 yang stabil di Rp162,5 ribu per kg dan gula pasir premium di Rp18,75 ribu per kg.
Sementara itu, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga. Bawang merah ukuran sedang tercatat turun 18,37 persen menjadi Rp40 ribu per kg, dan bawang putih ukuran sedang turun 3,39 persen menjadi Rp42,75 ribu per kg. Minyak goreng kemasan bermerk 1 juga turun tipis 1,03 persen ke level Rp24 ribu per kg.
Faktor Pemicu dan Implikasi ke Depan
Kenaikan harga daging ayam ras yang cukup tajam dalam sebulan terakhir ini dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan pasokan di pasar tradisional. Para pedagang di sejumlah pasar di Yogyakarta menyebutkan bahwa harga di tingkat peternak juga mengalami kenaikan seiring dengan meningkatnya biaya produksi pakan ternak.
Dengan kondisi ini, masyarakat diimbau untuk mencermati pergerakan harga di pasar tradisional. Data PIHPS yang diperbarui secara berkala oleh Bank Indonesia dapat diakses publik melalui kanal resmi untuk memantau fluktuasi harga kebutuhan pokok secara harian. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengantisipasi lonjakan lebih lanjut dengan mengoptimalkan distribusi dan operasi pasar jika diperlukan.