DI YOGYAKARTA — Musim lalu menjadi mimpi buruk bagi RRQ Hoshi. Tim berjuluk Raja dari Segala Raja itu harus puas terpuruk di posisi kesembilan klasemen MPL ID Season 17, sebuah hasil yang memalukan untuk standar organisasi sebesar RRQ. Kegagalan ini otomatis membuat mereka tersingkir sebelum babak playoff dimulai.
Idok, sang roamer yang diharapkan menjadi motor permainan, justru menjadi salah satu pemain yang paling banyak dikritik. Performanya dianggap jauh dari kata maksimal sepanjang musim. Kini, dalam wawancara eksklusif, Idok akhirnya buka suara mengenai penyebab di balik penurunan performanya tersebut.
Masalah Kecocokan Tim Jadi Biang Kerok
Idok buka-bukaan soal faktor internal yang membuat performanya dan tim jeblok musim lalu. Menurutnya, masalah utama bukan terletak pada skill individu, melainkan ketidakcocokan antar pemain di dalam tim. Hal ini berdampak besar pada chemistry dan komunikasi di dalam game.
"Banyak faktor yang bikin saya menurun dan banyak orang tidak tahu. Dari segi tim mungkin tidak cocok sama yang sebelumnya, banyak faktor juga kenapa tidak cocoknya gitu," ungkap Idok.
Menyadari hal tersebut, Idok mengaku langkah pertamanya adalah melakukan introspeksi diri. Ia fokus membangun koneksi yang lebih kuat dengan rekan setimnya agar masalah yang sama tidak terulang kembali di MPL ID Season 18.
Persiapan Matang dan Optimisme di Musim Baru
Memasuki musim baru, Idok melihat angin segar. Persiapan tim disebutnya jauh lebih baik dibandingkan musim lalu yang penuh ketidakpastian. Ia menegaskan bahwa hasil buruk musim lalu menjadi pelajaran berharga dan memotivasi tim untuk membuktikan diri.
"Bisa saya bilang persiapan musim ini harusnya hasilnya jauh lebih bagus dari season kemarin. Season kemarin kan di luar ekspektasi juga dari player, manajemen, dan fans. Saya dan tim akan buktikan di season ini," tegasnya.
Perubahan besar di tubuh tim juga menambah rasa percaya diri Idok. Kehadiran jungler baru, Demonkite, dan kembalinya Coach Adi ke jajaran pelatih memberikan dampak positif yang signifikan terhadap atmosfer tim.
Koneksi Baru Idok dan Demonkite
Sebagai roamer, sinergi dengan jungler adalah kunci utama permainan. Idok menyebut koneksinya dengan Demonkite sudah terbangun dengan baik selama masa persiapan. Ia juga memuji pengalaman dan gaya komunikasi Demonkite yang terbuka dengan pemain lain.
"Koneksi saya dengan jungler baru Demonkite lebih baik. Apalagi sekarang kami punya Coach Adi juga yang membawa pengalamannya. Demonkite juga lebih terbuka ke playernya. Banyak pengalaman dia yang bisa dibagikan ke kami semua," jelas Idok.
Dengan modal persiapan yang matang dan chemistry yang mulai terbentuk, RRQ Hoshi kini bersiap membuktikan bahwa kegagalan di MPL ID Season 17 hanyalah sebuah kebetulan. Tekad Idok dan rekan-rekannya untuk bangkit akan diuji sejak pekan pertama kompetisi.