Pencarian

BBM Naik dan Armada Menua, Damkar Kota Yogyakarta Seleksi Laporan Non-Darurat Demi Efisiensi Anggaran

Sabtu, 20 Juni 2026 • 15:37:01 WIB
BBM Naik dan Armada Menua, Damkar Kota Yogyakarta Seleksi Laporan Non-Darurat Demi Efisiensi Anggaran
Damkarmat Kota Yogyakarta seleksi laporan non-darurat untuk efisiensi penggunaan anggaran BBM.

YOGYAKARTA — Lonjakan harga Pertamina Dex yang sempat menyentuh lebih dari Rp27.000 per liter membuat anggaran BBM operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta jebol. Kepala Damkarmat Kota Yogyakarta, Taokhid, mengungkapkan bahwa alokasi belanja BBM dalam APBD murni 2026 hanya cukup hingga Agustus atau awal September.

“Syukurlah sekarang harga mulai turun sehingga kami bisa sedikit bernapas lega,” kata Taokhid dalam konferensi pers di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Jumat (19/6/2026).

Seleksi Laporan: Bukan Penolakan, tapi Edukasi

Taokhid menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menolak layanan darurat. Seleksi hanya diterapkan pada permintaan bantuan yang di luar tugas pokok dan fungsi Damkar serta tidak mengancam keselamatan jiwa.

“Kami memiliki layanan animal rescue, mulai dari evakuasi ular, biawak, buaya hingga penyelamatan hewan peliharaan yang terjebak. Tapi untuk laporan non-darurat seperti sarang tawon di pohon yang tidak mengganggu, kami lebih mengedepankan edukasi,” ujarnya.

Armada Tua dan Biaya Perawatan Membengkak

Dari delapan kendaraan operasional yang dimiliki Damkarmat Kota Yogyakarta, hanya dua unit yang tergolong baru karena diadakan pada 2023. Sisanya merupakan armada berusia lebih dari 10 tahun yang membutuhkan biaya perawatan cukup besar.

Kondisi ini diperparah dengan meningkatnya jumlah layanan non-kebakaran. Pada 2023 tercatat sekitar 500 kejadian, naik menjadi 600 kejadian pada 2024, dan mencapai sekitar 800 kejadian sepanjang 2025. Beban operasional pun membengkak di tengah keterbatasan anggaran.

Usulan Tambahan Anggaran Rp75 Juta

Untuk menjaga keberlangsungan pelayanan hingga akhir tahun, Damkarmat telah mengusulkan tambahan anggaran sekitar Rp75 juta dalam perubahan APBD 2026. Dana tersebut terutama dialokasikan untuk menutup kebutuhan BBM armada.

Taokhid memastikan bahwa penanganan kebakaran, evakuasi korban, serta penyelamatan manusia dan hewan dalam kondisi membahayakan tetap dilaksanakan 24 jam tanpa pembatasan. “Saya tegaskan tidak ada penurunan layanan, tidak ada pembatasan, tidak ada seleksi, bahkan tidak ada penolakan untuk layanan emergency,” tegasnya.

Petugas Dibekali Kemampuan Penyelamatan Khusus

Kepala Bidang Operasional Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Damkarmat Kota Yogyakarta, Mahargyo, menambahkan bahwa setiap laporan masyarakat tetap melalui proses asesmen awal. Untuk laporan non-darurat, petugas akan lebih mengedepankan edukasi daripada pengerahan personel dan armada.

Ia mencontohkan keberadaan sarang tawon di pohon yang tidak mengganggu aktivitas warga. Dalam kondisi tersebut, Damkar tidak serta-merta melakukan evakuasi karena mempertimbangkan fungsi satwa dalam ekosistem.

Di sisi lain, personel Damkarmat terus dibekali kemampuan penyelamatan khusus seperti vertical rescue dan water rescue. Mereka juga berkolaborasi dengan TNI, Polri, BPBD, dan relawan kebencanaan untuk memperkuat respons darurat di Kota Yogyakarta.

Bagikan
Sumber: sorot.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks