Pencarian

Wagub DIY Paku Alam X Ajak 10 Ribu Mahasiswa Baru UGM Tak Cuma Kuasai Akademik, tapi Juga Budaya Yogya

Selasa, 04 Agustus 2026 • 08:12:01 WIB
Wagub DIY Paku Alam X Ajak 10 Ribu Mahasiswa Baru UGM Tak Cuma Kuasai Akademik, tapi Juga Budaya Yogya
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menyampaikan pidato pembukaan PIONIR di hadapan ribuan mahasiswa baru UGM di Yogyakarta.

YOGYAKARTA — Ribuan mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada (UGM) tidak hanya dituntut unggul di ruang kuliah. Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), KGPAA Paku Alam X, mengingatkan bahwa masa perkuliahan adalah momen untuk menumbuhkan kepekaan sosial dan memahami budaya lokal.

Menurut Paku Alam, kebanggaan menjadi bagian dari UGM harus dibuktikan dengan kesungguhan belajar, keberanian bertanya, dan kedisiplinan berpikir. Ia menekankan bahwa seluruh potensi itu perlu diarahkan untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas, bukan sekadar kepentingan pribadi.

Ilmu Harus Menjelma Jadi Manfaat untuk Masyarakat

Wagub menegaskan bahwa UGM berdiri dengan semangat kerakyatan dan kebangsaan. Oleh karena itu, kampus membutuhkan generasi muda yang progresif, inovatif, dan optimistis dalam menghadapi tantangan zaman.

"Ilmu yang diperoleh hendaknya tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi menjelma menjadi kebermanfaatan bagi masyarakat," kata Paku Alam di hadapan para mahasiswa baru.

Ia menambahkan bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan kepekaan. Menurutnya, mahasiswa justru bisa belajar banyak dari interaksi sehari-hari dengan warga, mulai dari bahasa, tradisi, kesenian, hingga tata krama yang berlaku di Yogyakarta.

Filosofi Jawa: Martabat Tercermin dari Tutur Kata

Dalam kesempatan itu, Paku Alam menyelipkan pesan budaya yang relevan dengan kehidupan kampus. Ia mengutip falsafah Jawa yang menekankan pentingnya tingkah laku dalam menjaga martabat diri.

"Ajining diri ana ing lathi, martabat seseorang tercermin dari tutur kata, sikap, dan caranya menghormati sesama," ujarnya, mengingatkan bahwa sopan santun adalah bagian dari kecerdasan sosial yang tak boleh ditinggalkan.

PIONIR 2026: Menempa Mahasiswa Baru Jadi Pribadi Berdikari

Rektor UGM, Ova Emilia, menyebut PIONIR sebagai gerbang awal bagi mahasiswa untuk menempa diri. Kegiatan ini mengusung tema "Merajut Jati Diri Gadjah Mada Muda Berdikari Membangun Bangsa".

Ova menegaskan bahwa menjadi mahasiswa UGM adalah buah dari perjuangan panjang, kerja keras, dan doa. Kini, tanggung jawab yang lebih besar menanti mereka sebagai insan akademik yang berdaya saing nasional maupun global.

"Menjadi mahasiswa UGM adalah langkah awal memasuki dunia yang menempa untuk menjadi pribadi yang memiliki kapasitas dan daya saing di tingkat nasional maupun global, yang tidak hanya cakap dalam pengetahuan, tetapi juga berkarakter dan pribadi unggul," kata Ova.

Melalui PIONIR, mahasiswa baru diharapkan berani menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab. Mereka juga dituntut mampu menggunakan ilmu pengetahuan untuk menjawab tantangan pembangunan bangsa ke depan.

Follow jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jogja.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks