Pencarian

IHSG Tembus 6.319 Setelah Melonjak 1,37%, Analis Sebut Level 6.400 Jadi Ujian Berikutnya

Rabu, 05 Agustus 2026 • 11:09:31 WIB
IHSG Tembus 6.319 Setelah Melonjak 1,37%, Analis Sebut Level 6.400 Jadi Ujian Berikutnya
IHSG ditutup menguat 1,37% ke level 6.319, didorong aksi beli di sektor perbankan dan barang konsumen.

DI YOGYAKARTA — Laju indeks yang menembus level psikologis 6.300 ini menjadi sinyal perbaikan sentimen di pasar modal domestik. Namun, para pelaku pasar tetap mencermati sejumlah risiko eksternal yang masih membayangi, terutama pergerakan nilai tukar rupiah dan arus modal asing.

Dari sisi perdagangan, volume transaksi tercatat meningkat signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Data BEI menunjukkan investor asing mencatatkan posisi net buy di pasar reguler, sebuah sinyal yang kerap menjadi katalis penguatan lanjutan.

Faktor Pendorong Penguatan dan Target Level Berikutnya

Penguatan IHSG ditopang oleh aksi beli di sektor perbankan dan barang konsumen. Saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, BBRI, dan TLKM menjadi motor utama penggerak indeks. Sentimen positif dari rilis data ekonomi domestik yang solid turut memperkuat kepercayaan investor.

Kendati demikian, level 6.400 dinilai menjadi resistance terdekat yang harus ditembus IHSG untuk melanjutkan reli. Jika gagal, bukan tidak mungkin indeks akan kembali konsolidasi di kisaran 6.200-6.350 dalam beberapa sesi ke depan.

Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Hari Ini

Analis merekomendasikan sejumlah saham dengan momentum teknikal yang masih mendukung. Berikut beberapa pilihan yang bisa dicermati investor:

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) — momentum penguatan masih berlanjut, support di level 8.550.
  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) — volume beli meningkat, berpeluang menguji level tertinggi baru.
  • PT Astra International Tbk (ASII) — mulai menunjukkan reversal pattern setelah terkoreksi cukup dalam.

Investor disarankan tetap menerapkan prinsip manajemen risiko dengan memasang stop loss di bawah level support masing-masing saham. Investasi mengandung risiko.

Sentimen Eksternal dan Dampaknya ke Pasar Domestik

Di sisi global, pergerakan indeks Wall Street yang cenderung stabil turut menjadi angin segar bagi bursa Asia, termasuk Indonesia. Namun, ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed masih menjadi perhatian utama pelaku pasar.

Untuk perdagangan hari ini, pelaku pasar juga akan mencermati rilis data cadangan devisa Indonesia yang dijadwalkan keluar pekan ini. Data tersebut akan memberikan gambaran ketahanan eksternal ekonomi nasional di tengah tekanan global.

Follow jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: insight.kontan.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks