Pencarian

Rumah BUMN Gunungkidul Bina 4 Siswa SMKN 1 Saptosari, 2 Inovasi Lolos Final FIKSI 2026 di Bali

Senin, 03 Agustus 2026 • 19:49:01 WIB
Rumah BUMN Gunungkidul Bina 4 Siswa SMKN 1 Saptosari, 2 Inovasi Lolos Final FIKSI 2026 di Bali
Empat kelompok siswa SMKN 1 Saptosari mengikuti ajang FIKSI 2026, dua di antaranya lolos ke tingkat nasional.

GUNUNGKIDUL — SMK Negeri 1 Saptosari mengirimkan empat kelompok siswa dalam ajang FIKSI 2026. Dari jumlah tersebut, dua kelompok berhasil lolos ke tingkat nasional, sementara dua lainnya tembus seleksi regional.

General Manager PLN UID Yogyakarta Deri Prasetio Utomo mengatakan capaian ini sejalan dengan semangat HUT ke-81 Republik Indonesia, yakni membangun generasi muda yang mandiri dan inovatif. Ia menekankan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan karya nyata.

"Kemerdekaan harus diisi dengan karya dan inovasi. Melalui Rumah BUMN, PLN tidak hanya mendukung lahirnya ide-ide kreatif, tetapi juga membangun ekosistem agar inovasi tersebut berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat," kata Deri.

Umami dan GutReady: Dua Inovasi yang Melaju ke Tingkat Nasional

Dua inovasi yang lolos ke tingkat nasional adalah Umami pada kategori Pengembangan Usaha dan GutReady pada kategori Pengembangan Ide Usaha. Umami merupakan bumbu penyedap rasa non-MSG berbahan dasar cangkang udang, memanfaatkan limbah hasil laut dari kawasan pesisir selatan Gunungkidul.

Sementara GutReady menghadirkan minuman serbuk instan berbahan pangan lokal seperti pisang, gembili, singkong, dan berbagai buah khas Gunungkidul. Produk ini dikembangkan sebagai pendukung gaya hidup sehat.

ESand Vest 2in1 dan Tanera Tembus Seleksi Regional

Dua inovasi lain yang mengikuti seleksi tingkat regional yakni ESand Vest 2in1, rompi wastra multifungsi yang dapat diubah menjadi tas jinjing. Ada pula Tanera, produk makanan ringan sehat berbahan biji munggur, biji labu, dan buah ciplukan.

Pendampingan yang diberikan Rumah BUMN Gunungkidul tidak hanya berfokus pada persiapan kompetisi. Para siswa juga mendapat penguatan kapasitas bisnis, mulai dari pembuatan toko di marketplace, pengelolaan pemasaran digital, hingga integrasi produk ke saluran pemasaran Rumah BUMN.

Pendampingan Bisnis Berkelanjutan untuk Siswa

Fasilitator Rumah BUMN Gunungkidul Atikka mengatakan pembinaan diarahkan agar para siswa mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan setelah kompetisi usai. Targetnya, inovasi yang lahir tidak berhenti sebagai karya lomba.

"Harapannya, inovasi yang lahir tidak berhenti sebagai karya lomba, tetapi berkembang menjadi usaha yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," ujarnya.

Kepala SMK Negeri 1 Saptosari Markidin Parikesit mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan Rumah BUMN Gunungkidul. Menurutnya, pendampingan ini membuka wawasan siswa bahwa kewirausahaan bisa menjadi pilihan karier setelah lulus sekolah.

"Pendampingan ini membuka wawasan siswa bahwa kewirausahaan dapat menjadi pilihan karier setelah lulus sekolah. Sinergi seperti ini penting untuk terus dilanjutkan," katanya.

Rumah BUMN Gunungkidul: Ekosistem UMKM dan Wirausaha Muda

Rumah BUMN Gunungkidul merupakan program pemberdayaan ekonomi yang dikelola PLN untuk meningkatkan kapasitas UMKM dan wirausaha muda. Program ini mencakup pelatihan, pendampingan, digitalisasi usaha, hingga perluasan akses pasar.

Selain itu, Rumah BUMN Gunungkidul juga menyediakan Basecamp Millennial sebagai ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk belajar, berjejaring, dan mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Final FIKSI 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Bali pada September 2026 mendatang.

Follow jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jogja.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks